Sabtu, 24 Desember 2011

SSC Part 4

2 tahun kemudian, saat kelulusan SMA...


Riuh suasana yang nampak di lapangan Mulia Pertiwi International School dengan dipadati anak-anak berseragamkan putih-abu yang terlihat cemas menunggu pengumuman perjuangan ujian 3 hari yang mereka tempuh demi menentukan nasib 3 tahun mereka belajar selama ini.

Tak terkecuali dengan Echa dan Navy yang terlihat saling bergenggaman tangan dan menundukkan kepala mereka masing-masing dengan mulut yang tak henti-hentinya berkomat-kamit mengucapkan doa-doa demi kelulusan mereka.

Kepala sekolah pun memulai langkahnya menaiki podium yang berada di depan tiang bendera dan mengeluarkan secarik kertas dari sakunya. Kemudian pengumuman mulai dibacakan dan anak-anak nampak tenang dan khidmat mendengarkan pengumuman tersebut. Hingga sampai pada saat kepala sekolah berkata: "Kalian semua dinyatakan lulus dan sekolah kita mendapat predikat lulus 100% !".

Teriakan, jeritan, dan histeris para siswa pun meledak ketika kalimat tersebut dilantunkan oleh kepala sekolah. Tawa bahagia yang merekah dan tangis haru pun tak terelakkan menyatu menjadi satu di tengah lapangan yang luas tersebut.

Echa dan Navy pun melompat kegirangan menyambut kelulusan mereka yang telah lama mereka nantikan. Mereka pun berencana untuk membuat perayaan bersama kecil-kecilan untuk mensyukuri kelulusan mereka. Perayaan tersebut rencananya akan diadakan di taman belakang rumah Echa yang comfort sekali untuk mengadakan garden party atau sekadar BBQ-an.

Taman belakang rumah Echa...


"Navy !!!!" panggil Echa saat ia melihat kehadiran sosok sahabatnya dari dalam rumahnya dan menuju ke taman belakang rumah Echa tersebut.

Echa telah menyiapkan piknik manis untuk mereka berdua. Taman belakang rumah Echa pun telah disulap menjadi cantik sekali dengan hiasan-hiasan yang melekat pada pepohonan di sekitar mereka dan lilin-lilin yang mengambang di kolam renang dan jalan setapak menuju tempat alas duduk piknik mereka yang bermotifkan kain batik khas lampung yang terdapat gambar gajah-gajah kecil di pinggiran kain tersebut.

"Waaahh Cha, cantik banget taman belakang rumahmu disulap indah gini." ucap Navy seraya mengagumi keindahan keadaan disekelilingnya.

"Hehehe. Iya nih tadi dibantuin Pak Maman sama Bi Inah ngehias taman ini. Kreatif juga ya mereka, ga perlu pake EO segala deh jadinya wehehehe" ucap Echa sambil menggaruk-garuk kepalanya speechless.

"Lebay amat. Orang cuma perayaan buat kita berdua doang, masa iya pake EO segala, Cha..Cha.. ada-ada aja nih." ucap Navy seraya diakhiri dengan gelak tawa mereka.

Mereka pun mulai melakukan aktivitas BBQ-annya. Karena suasana nampak sepi maka BBQ-an mereka pun dibantu dengan Bi Inah yang sudah sibuk membolak-balik daging di panggangan. Sedangkan Pak Maman tidak dapat ikut serta karena setelah mendekorasi taman tersebut tadi sore, ia langsung pergi ke kantor ayahnya Echa karena sudah jadwalnya dijemput dan ternyata harus mengantar ayahnya Echa ke sebuah restoran untuk meeting dengan klien. Alhasil cuma mereka bertiga yang hadir di acara dadakan tersebut.

to be continued...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar